Situs Pesantren untuk Anak
Penetrasi internet dalam setahun terakhir ini sungguh luar biasa. Siapapun-dimanapun dapat online, update berita terkini sampai aktif di banyak jejaring sosial yang ada. Belum lagi teknologi wimaxyang sebentar lagi mau segera dilaunching. Saya yakin, semakin murah dan semakin cepat internet–maka semakin banyak koneksi-interaksi sosial.
Saya sering mengamati anak saya, mulai kelas dua Madrasah dia memang sudah akrab dengan dunia internet. Namun memang saya sanagt batasi(kuno ya?). Kenapa? koq internet,main games saja sangat saya batasi,namun dengan bicara terbuka sama dia.Kenapa saya melarangnya,yang berarti bukan tidak memberikan kebebasan bermain.
Alasan Pertama: waktu dia untuk berkumpul dan bersosialisasi dengan teman-temnya jelas berkurang. Katakanlah bermain internet dan games dalam sehari bisa sampai 6-8 jam.Maka dalam satu bulan akan tersita waktunya 240 Jam–Sepuluh hari lebih hilang waktu untuk bermain dan berkomunikasi “tradisional”.
Alasan Kedua: Saat ini belum ada situs khusus untuk anak Indonesia yang mumpuni,up date terus dan dikelola secara interaktif khusus untuk anak. Padahal, anak-anak TK pun saat ini sudah banyak yang mengunduh data dari internet. Sehingga, saya sangat takut dengan kondisi seperti ini(dan saya yakin iniproblem bagi orang tua lainnya)—kasihan anak-anak yang belum waktunya mengetahui.
Dari dua lasan tersebut: kenapa ya,saya tidak merintis
esantrenCilik.Com sebagaimisal. Kontenya berisi tentang hal-hal yang terkait dengan dunia IT,BudiPekerti, Sejarah Nabi, Games, Tanya-jawab agama untukanak dan beberapa konten yang spesial untukapresiasi anak. Kalau perlu dibentuk koresponden santricilik—mulai dari JAwa,Sumatera,Singapura,London dan Amerika sekalian.
Ah,siapapeduli,ayokita mulai
14 Ramadlan
leave a comment